CDC Unsyiah Sosialisasi Beasiswa LPDP dan LPSDM Aceh

Career Development Centre (CDC) Unsyiah mengadakan sosialisasi  beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Lembaga Peningkatan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Aceh. Sosialisasi ini diperuntukkan bagi para lulusan yang akan melanjutkan studi baik untuk jenjang Magister (S2) dan program Doktoral (S3), Rabu (10/06), di Gedung Auditorium Lantai III, FKIP Unsyiah.

Purek I Unsyiah, Dr. Hizir mengungkapkan para alumni Unsyiah harus mengajukan sebanyak mungkin peluang beasiswa yang ada. “Unsyiah melalui CDC berkomitmen tanggung jawab kepada alumninya, salah satunya dengan mewadahi sosialisasi beasiswa. Kami merekomendasi dua jalur beasiswa ini karena sangat berpotensi bagi pengembangan intelektualitas,” ujarnya saat membuka sosialisasi tersebut.

Mengangkat tema “Memburu Beasiswa LPDP dan LPSDM Aceh” ini, CDC Unsyiah menghadirkan tiga pembicara, di antaranya Prof. Dr. Said Muhammad, MA, Ketua LPSDM Aceh, Dr. Ir. Agung Sudaryono dan Azman Muammar, ST, M.Sc mewakili LPDP Pusat.

Prof. Said mengatakan, saat ini LPSDM Aceh sebagai lembaga penyedia beasiswa yang khusus hanya ada di Aceh, telah membuka pendaftaran mulai tanggal 1-27 Juni 2015. Sesuai dengan salah satu tujuan pemberian beasiswa ini yaitu melahirkan putra-putri Aceh yang memiliki sumberdaya dalam multi sektor, seperti dalam perekonomian, pendidikan, pertanian, perkebunan dan sumberdaya lainnya untuk kemakmuran Aceh.

“Untuk itu perlunya kesiapan pelamar memiliih perguruan tinggi yang tepat sasaran, seperti kesiapan mental dan juga kesiapan administrasi akademik,” imbuhnya.

Tahun ini, pemberian beasiswa LPSDM Aceh dibuka pada program studi prioritas, diantaranya bidang keilmuan kajian Islam, pendidikan, ekonomi, teknik, sains, kesehatan, farmasi, psikologi, kehutanan, pertanian, perikanan dan kelautan, kedokteran hewan dan peternakan, hukum, ilmu sosial, politik, budaya, pemerintahan, dan kebencanaan.

Sejalan dengan LPSDM, LPDP sebenarnya juga mempunya visi yang sama. “LPDP punya visi untuk melahirkan para pemimpin masa depan serta mendorong inovasi bagi Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan,” ungkap Agung.

Dibawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia, tercatat LPDP memiliki dana abadi sebanyak 15.6 Triliun, dan dana ini tidak boleh berkurang. Yang diberikan kepada penerima beasiswa, adalah dana dari hasil investasi LPDP. Lebih lanjut, beasiswa ini akan diutamakan kepada yang mendaftar 6 bulan sebelum jadwal perkuliahan dimulai pada universitas tujuan.

“Setiap bulannya, diberikan biaya hidup, sesuai tempat studi,” ujar Azman.

Beberapa trik dan tips lainnya juga turut dipaparkan dalam sosialisasi yang diikuti 500 peserta ini. Azman yang juga salah satu alumni penerima beasiswa LPSDM yang kini bekerja di Kemenkeu tepatnya pada LPDP mengungkapkan semangat studi lanjutan adalah hal utama yang perlu dipersiapkan dari awal berkeinginan melanjutkan studi S2 maupun S3.

“LPDP ini diperuntukkan bagi orang-orang yang punya kontribusi bagi lingkungan sekitarnya, semangat studi diperuntukkan bagi pelamar yang berkeinginan melanjutkan studi sesuai dengan minat dan bakatnya,” kata Azman.

Tambahnya, grafik pendaftar LPDP sudah meningkat dari tahun sebelumnya. Azman juga mengatakan kepada setiap pelamar agar terus tekun dan berdoa, tidak hanya melulu soal akademik yang diutamakan, sebenarnya non-akademik seperti sikap yang santun juga diperlukan saat wawancara beasiswa ini.

Rencananya, setelah kegiatan ini CDC juga akan mengadakan coaching interview dalam waktu mendatang. “Bagi yang serius mengambil beasiswa LPDP maupun LPSDM, CDC berkomitmen untuk mengadakan coaching interview pada tanggal 7-8 Juli 2015,” beber Dr. Farid Maulana, Ketua CDC Unsyiah yang turut hadir dalam acara tersebut.

Untuk alumni Unsyiah dan masyarakat luar, yang berencana mengambil beasiswa, baik LPDP dan LPSDM dapat mengakses langsung info lengkapnya di http://lpdp.kemenkeu.go.id dan di http://lpsdm.acehprov.go.id. [mrt]